5 Cara Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa

5 Cara Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa

Pembelajaran on-line tidak harus memaksakan siswa mencapai goal pembelajaran seperti ketika pembelajaran tatap muka. Namun menciptakan hati yang nyaman sehingga mereka masih yakin untuk tetap belajar dan menyongsong masa depan di tengah pandemi Covid-19 ini. Belajar yang menyenangkan akan mampu membuat siswa memahami dan termotivasi untuk belajar. Namun semua pembelajaran harus berubah, sejak tanggal 16 Togel Online Terpercaya Maret 2020, siswa mulai melakukan pembelajaran secara daring. Pandemi Covid-19 membuat keadaan memaksa siswa mengikuti PBM secara on-line.

Cara agar anak tetap semangat sekolah disaat pandemi

Tak heran anak-anak yang masih duduk di bangku sekolah dasar sudah sangat pandai menggunakan gawai ataupun perangkat teknologi lainnya. Namun sebagai orang tua juga harus memperhatikan akses yang dilakukan anak terhadap internet, karena tak bisa dipungkiri perkembangan teknologi saat ini selain berdampak positif juga berdampak negatif terhadap perkembangan anak. “Tidak semua orang bisa merasa aman di ‘rumah’ sendiri” adalah judul sekaligus pesan yang ingin Rizka sampaikan melalui karyanya untuk #COVID19Diaries. Karya ini terinspirasi dari berbagai cerita yang dibacanya di internet mengenai kekerasan dalam rumah tangga.

Banyak diantara kita sangat senang ketika mengenakan pakaian baru. Begitupun anak-anak yatim, piatu & dhuafa, namun kondisi mereka tidak memungkinkan membeli pakaian baru. Untuk itu mari bersama kita wujudkan tempat tinggal yang layak untuk mereka sebagai bentuk kepedulian kita .

Pembaharuan dalam pendidikan perlu proses perencanaan yang matang, sedangkan pandemi ini datang begitu cepat dan tak terduga sehingga guru belum memiliki perencanaan yang baik. Sekali lagi, guru mempunyai peranan dari tatanan pendidikan Indonesia yang terus dituntut untuk mencerdaskan anak bangsa meski di kondisi sesulit apa pun. Menjalankan tugas sebagai guru di masa pandemi Covid-19 memang penuh dengan tantangan. Mulai dari persiapan administrasi mengajar yang harus disesuaikan dengan kebijakan terbaru, seperti kurikulum darurat, rencana pelaksanaan pembelajaran yang disederhanakan, pembelajaran jarak jauh , program Guru Penggerak dan sebagainya.

Dengan begitu, anak-anak akan mendapatkan perlindungan yang tepat sesegera mungkin. Situasi berjauhan saat sekolah, membuat anak-anak perlu memahami ke mana mereka harus bercerita saat merasa tidak sehat maupun mengetahui adanya teman yang sakit. Jadi, perlu mengecek kesehatan anak ke dokter, terutama saat mengalami gejala COVID-19, seperti batuk atau sesak napas. Hal itu dikarenakan influenza dan COVID-19 memiliki gejala yang serupa. Saat sudah masuk sekolah, anak akan kembali terbiasa dengan rutinitas harian.

Comments are closed.