60 Ribu Lebih Guru Sma

60 Ribu Lebih Guru Sma

Persiapan itu dilakukan untuk membuka kembali proses belajar mengajar tatap muka di sekolah, pada bulan Juli mendatang. Sementara itu, Kepala Disdik Provinsi Riau, Zul Ikram mengatakan, pihaknya Slot Online Terpercaya telah mengusulkan ke Dinas Kesehatan Riau untuk vaksinasi guru swasta dan tenaga kependidikan lebih kurang 1.200 orang. “Untuk vaksinasi guru swasta di Pekanbaru lebih kurang 1.200 orang.

Vaksin bagi guru swasta

TIMESINDONESIA, BONDOWOSO – Pemeritah memutuskan untuk melaksanakan pembelajaran tatap muka secara terbatas, pada Juli 2021 mendatang. Di Kabupaten Bondowoso sendiri sudah ada ribuan guru yang sudah menerima vaksin. Ini sesuai dengan program Bupati dan pemerintah pusat, dimana sebelum kegiatan Pembelajaran Tatap Muka seluruh tenaga pendidik maupun sekolah harus sudah mengikuti vaksinasi maupun menerapkan protokol kesehatan. “Dimulai dari Tremas dan akan dilanjutkan ke pesantren-pesantren yang lain,” kata Mas Aji.

Persyaratan utama agar bisa vaksinasi COVID-19 yakni verifikasi identitas diri sesuai Kartu Tanda Pengenal , dikumpulkan secara kolektif ke Dinas Kesehatan . Setelah mendapatkan jadwal vaksinasi, selanjutnya tetap dilakukan screening uji klinis. Persebaran virus corona pemicu Covid-19 di Bangkalan, Jatim semakin menakutkan sehingga terakumulasi pasien terinfeksi 1.899 orang. “Khusus untuk guru yang belum divaksin, harus disertakan alasannya agar kami bisa mengambil langkah-langah selanjutnya,” katanya. Akan tetapi, lanjut Fatwir, apabila guru tidak mau divaksin karena alasan medis, menderita penyakit tertentu yang memang tidak membolehkan untuk divaksin Covid-19, hal itu bisa diterima. “Itupun harus menyertakan keterangan hasil pemeriksaan dari dokter atau tim medis,” katanya.

Terlebih, minimnya sarana prasarana untuk melakukan pembelajaran jarak jauh di daerah memaksa mereka untuk mengajar secara tatap muka. vaksinasicorona kelompok petugas kesehatan 24 Februari lalu, termasuk guru di antaranya, Unifah menilai pemberian vaksin belum merata hingga ke daerah pelosok. “Vaksin ini untuk semua guru swasta dan negeri di Tangsel, sejak tingkat PAUD, TK, SD dan SMP,” katanya. “Guru dan tenaga kependidikan baik ASN maupun non ASN di Kota Semarang sudah divaksin. Guru swasta juga tetap mendapat prioritas vaksinasi, namun memang bergantian,” Jelasnya.

“Tidak menunggu juli tapi segera melaksanakan tatap muka terbatas dengan sistem rotasi. Kantin belum boleh buka, belum boleh ada ekstrakurikuler, serta semua wajib menggunakan masker,” sebut mantan CEO salah satu perusahaan start up ini. “Targetnya adalah semakin banyak yang divaksin semakin bagus untuk seluruh warga masyarakat. Artinya vaksin ini adalah untuk melindungi diri sendiri dan orang lain,” jelasnya. tirto.id – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Anwar Makarim mengatakan prioritas guru yang mendapatkan vaksinasi adalah guru jenjang Pendidikan Anak Usia Dini dan Sekolah Dasar . Isdarmoko mengaku tidak ada kendala dalam pendataan calon penerima vaksin di kalangan pendidikan.

Comments are closed.