Aturan Sekolah Tatap Muka Dibuka Juli

Aturan Sekolah Tatap Muka Dibuka Juli

Pemerintah juga memperbolehkan adanya perkuliahan tatap muka pada Juli 2021 ketika sudah dilakukannya secara keseluruhan vaksinasi Covid-19 bagi tenaga pendidik. Tidak hanya itu, penulis memilih untuk setuju atas dilakukannya perkuliahan tatap muka ini asalkan perkuliahan harus tetap mengikuti protokol kesehatan secara ketat sehingga dapat mengurangi risiko penularan Covid-19. KOMENTAR, Malangpost.id – Isu perkuliahan tatap muka untuk mahasiswa perguruan tinggi semakin banyak dibicarakan. Surat Keputusan Bersama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama, Menteri Kesehatan, dan Menteri Dalam Negeri menyebutkan bahwa pimpinan perguruan tinggi dapat mengizinkan aktivitas mahasiswa di kampus. Nadiem Makarim juga menjelaskan bahwa sekolah tatap muka secara terbatas bisa dilakukan pada tahun ajaran baru di bulan Juli 2021. Pasalnya, kata dia, saat kembali melakukan pembelajaran tatap muka nanti di sekolah, murid harus memakai masker 4 jam.

Isu sekolah tatap muka Juli 2021

Kemudian, tercatat sebanyak 250 sekolah bisa disiapkan untuk mulai menyelenggarakan pembelajaran tatap muka. Pada tahun ini, pihaknya masih menerapkan fleksibilitas untuk pengelolaan dana BOS, yang mana dapat digunakan untuk mempersiapkan pembelajaran tatap muka. “Sekolah boleh bebas memilih kalau dia mau melaksanakan tatap muka dua kali seminggu itu diperbolehkan, kita memberikan kebebasan sekolah untuk menentukan,” ujarnya. “Sekolah boleh bebas memilih kalau dia mau melaksanakan tatap muka dua kali seminggu itu diperbolehkan, kita memberikan kebebasan sekolah untuk menentukan,” ujar Nadiem. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim menegaskan, pembelajaran tatap muka terbatas dapat dilakukan saat ini tanpa harus menunggu Juli 2021. Pemerintah menyatakan bahwa tahun ajaran baru sudah dapat dimulai dengan pembelajaran tatap muka secara terbatas pada Juli 2021.

Naftali Bennett, ketua partai ultranasionalis yang menguasai enam kursi di Knesset yang memiliki 120 kursi dilantik sebagai perdana menteri kemarin. Kumpulan berita tersebut disajikan sebagai berita pilihan yang lebih sesuai dengan minat Anda. “Bila orang tua/wali murid akan menjenguk, maka orang tua/wali sudah melakukan tes PCR SARS-CoV-2 untuk memastikan bahwa tidak menderita Covid-19,” kata Aman.

“Tidak boleh lebih dari dua hari seminggu, jadi seminggu hanya dua hari boleh melakukan maksimal tatap muka. Kemudian setiap hari maksimal hanya dua jam,” ucap Budi. Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Prof Wiku Adisasmito menegaskan kembali, bahwa sesuai arahan presiden, PTM terbatas diikuti peserta sebanyak 25 persen dari total Daftar Togel Online kapasitas ruang belajar. Tahap selanjutnya akan diselenggarakan vaksinasi pada jenjang pendidikan SMP/MTS, SMA/MA, SMK/MAK, dan sederajat untuk vaksinasi dosis pertama paling lambat minggu keempat Mei 2021. Sedangkan pada jenjang pendidikan perguruan tinggi akan dilaksanakan vaksinasi dosis pertama paling lambat pada Juli 2021.

Meskipun pemerintah mewajibkan sekolah untuk menyediakan dua layanan tersebut, orangtua/wali dapat tetap memilih bagi anaknya untuk melakukan PTM terbatas atau tetap melaksanakan PJJ. Oleh karena itu, layanan PTM terbatas dapat dikombinasikan dengan PJJ agar kesehatan dan keselamatan warga pendidikan dapat terus menjadi prioritas. Pelaksanaan prioritas vaksinasi terhadap pendidik dan tenaga pendidik ini dilakukan karena mereka termasuk golongan yang memiliki kerentanan tertinggi terhadap Covid-19 dibandingkan kelompok umur peserta didik. Untuk mempersiapkan rencana tersebut, pemerintah mendorong pembelajaran tatap muka terbatas dengan tetap menjalankan protokol kesehatan melalui Surat Keputusan Bersama Empat Menteri yang diumumkan pada 30 Maret 2021. “Ini dilakukan karena guru berisiko lebih tinggi daripada anak-anak. Dan vaksinnya juga terbatas jumlahnya,” ujar Dirjen PAUD Dikdasmen Kemendikbud, Jumeri, Kamis (25/2). “Setelah semua divaksin sekolah diharap membuka pembelajaran tatap muka dengan prokes yang ketat.”

Comments are closed.