Cara Menjadi Agen Pulsa Tanpa Modal, Beli Murah Jual Untung

Cara Menjadi Agen Pulsa Tanpa Modal, Beli Murah Jual Untung

Jika keuntungan yang Anda dapatkan untuk setiap transaksi pulsa atau kota hanya sebesar Rp.1.200,00 saja, sedangkan rata-rata per hari Anda bisa mendapatkan 30 transaksi. Maka total keuntungan yang akan Anda dapatkan dalam sehari Rp.36.000. Jika Anda memiliki konter khusus untuk itu, Anda bisa menggandengkannya dengan usaha yang lain semisal berjualan ponsel dan aksesorisnya, serta jasa service ponsel. Bahkan, sebagian konter yang memiliki lokasi yang agak luas mengikut sertakan usaha foto copy dan berjualan alat tulis kantor.

Penentuan harga jual dapat didasarkan pada harga beli, biaya yang diperlukan, untung yang Anda inginkan dan perbandingan harga dipasaran. Tidak masalah jika harga yang Anda tetapkan lebih murah dari harga pesaing asalkan mendapatkan untung yang sesuai. Anda juga dapat memilih harga yang lebih mahal asalkan mampu memberikan pelayanan prima pada pelanggan. Tips pertama yang bisa kamu terapkan untuk jualan agen pulsa kamu adalah, kamu harus menjajakan beragam produk pulsa dari berbagai jenis operator.

tidak sekedar menjual pulsa bahkan Anda bisa merekrut Sub Dealer maupun Agen diseluruh Indonesia menjadi jaringan bisnis Anda. Dengan menjual pulsa yang harga cukup terjangkau dan selisih Rp500-Rp1000 saja, pembeli akan datang ke toko Anda. Di luaran sana ada ratusan atau bahkan ribuan agen pulsa yang menawarkan kerja sama usaha dengan iming-iming yang menggiurkan. Sebelum Anda memutuskan untuk bergabung, lakukan beberapa riset terlebih dahulu. Pertama, Anda harus tahu kredibilitas dari agen itu, apakah benar-benar memberikan apa yang ditawarkan kepada calon kliennya.

Banyaknya persaingan dalam bisnis pulsa, sehingga kami sebagai perusahaan membutuhkan beberapa mitra agen untuk membantu dalam mengembangkan seluruh produk kami. Kami membutuhkan mitra yang dapat bekerja keras & bekerja cerdas dalam membangun bisnis Pulsa murah Elektrik dan dapat memotivasi diri nya untuk selalu berusaha bersama-sama dalam mengembangkan perusahaan. Tidak sama dengan bisnis lain, selain mudah, menjadi agen pulsa seluler cocok untuk Anda yang baru memulai bisnis. Menjadi agen pulsa bisa dikatakan nyaris tidak memiliki risiko. Jika pulsa Anda tidak terjual, Anda masih dapat menggunakannya untuk kebutuhan Anda sendiri. Semakin murah harga pulsa yang dijualkan tentu akan semakin banyak pembeli yang datang.

Pendaftaran yang free of charge tentu membuat anda dengan mudah mendapatkan pelanggan pulsa jalur anda. Target member anda tidak mengharuskan para penjual, tetapi juga konsumen jalur deposit yang membutuhkan ini. Namun, jika mau lanjut jual pulsa, maka layanan anda harus selalu bintang 5. Agar transaksi anda meningkat dan bisa loncat naik degree menjadi supplier server pulsa.

Usaha agen pulsa

Tentunya pas sekali jika banyak artikel yang menyarankan demikian. Karena dijaman web sudah menjadi kebutuhan primer seperti sekarang. Kebutuhan pulsa bisa menjadi kebutuhan sehari-hari, dari kebutuhan telepon dan komunikasi dan juga paket data untuk web. Hal inilah yang bisa menjadi peluang usaha untuk kamu bisa mendapatkan penghasilan tambahan tiap bulannya.

Meski utang pulsa dianggap sepele, jika hal ini terus berlanjut, pastinya usaha yang kita rintis akan sulit memutar modal usaha. Faktor lainnya yang tidak kalah untuk dipusingkan ketika merintis bisnis adalah lokasi bisnis yang dijalankan. Hal ini karena lokasi bisa menentukan seberapa banyak pelanggan yang datang. Bisnis pulsa memiliki goal pasar yang luas, tanpa memandang umur, status ekonomi, dan sosial. Sehingga kita tidak perlu khawatir akan ditinggalkan konsumen ketika merintis bisnis ini. Bisnis pulsa saat ini bertebaran di mana-mana dijalankan oleh sekelompok atau satu orang.

Artinya, pengisian deposit dilakukan dengan auto system tiket, jadi saldo otomatis masuk setelah melakukan setoran. Beberapa bank yang melayani sistem ini, BCA, BNI, Mandiri ataupun menggunakan layanan teller. Bagi sebagian agen pulsa, masalah ketersediaan produk sering menjadi kendala.

Comments are closed.