Kebijakan Sekolah Tatap Muka Di Jakarta Harus Dapat Izin Orang Tua

Kebijakan Sekolah Tatap Muka Di Jakarta Harus Dapat Izin Orang Tua

Bisnis.com, JAKARTA – Setelah lebih dari setahun pandemi Covid-19, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mewajibkan seluruh sekolah untuk menyelenggarakan kegiatan Pembelajaran Tatap Muka mulai Juli 2021. Sama seperti Slot Deposit Pulsa Tanpa Potongan kantin, kegiatan olahraga dan ekstrakurikuler tidak diperbolehkan di satuan pendidikan dalam masa transisi dua bulan pertama. Ketentuan ini semuanya dengan tetap mengutamakan kesehatan dan keselamatan warga sekolah.

Asep mengatakan dengan dibatalkannya belajar tatap muka Disdikpora masih menggunakan metode belajar daring alias online dan luring offline atau tatap muka. “Meski belajar daring tapi sesekali tatap muka . Kita kombinasikan metode itu sesuai kebutuhan,” katanya. Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, mengatakan, rencana belajar tatap muka di mainland belum bisa dilaksanakan. Terakhir, mendapatkan persetujuan komite sekolah atau perwakilan orang tua/wali. Mendikbud Nadiem Makarim merinci, jumlah sekolah yang sudah belajar tatap muka berjumlah 34.200, sementara sisanya masih belajar dari rumah. Rencana sekolah tatap muka Januari 2021 batal karena pandemi Covid masih merajalela, Mendikbud Nadiem Makarim akhirnya terapkan 2 cara belajar ini.

Horisson menambahkan, dalam standar pendidikan tatap muka di sekolah ada persyaratan-persyaratan untuk pelaksanaan protokol kesehatan, kemudian orang tua harus ada persetujuan untuk pelaksanaan proses belajar-mengajar. “Selain itu pembelajaran tatap muka bisa digelar dengan syarat mendapat restu orang tua siswa,” ucapnya. Untuk kembali menggelar kegiatan belajar tatap muka di sekolah, pihak sekolah mulai mempersiapkan segala persyaratan, termasuk meminta tanda tangan persetujuan dari orang murid atau siswa.

Sementara itu, Selila Florial Nurul Iman, siswa kelas tiga SMPN 1 Surabaya mengaku kecewa dengan keputusan pembatalan sekolah tatap muka. MerahPutih.com – Dinas Kesehatan DKI sudah diperintahkan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan untuk membuat berbagai regulasi kesiapan pelaksanaan tatap muka siswa sekolah di Jakarta di tengah pandemi virus corona. Dengan demikian rencana pembelajaran tatap muka yang sedianya akan mulai dilaksanakan tanggal 11 Januari 2020 dibatalkan.

Dream – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Anwar Makarim menegaskan dua kebijakan soal sekolah tatap muka. Pertama, apabila terjadi penularan Covid-19 di lingkungan sekolah, tatap muka dilakukan secara terbatas. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan kemudian mengambil dua alternatif program belajar selain tatap muka. Dua alternatif yang diambil Kemendikbud untuk melakukan pendidikan jarak jauh yakni, para siswa belajar melalui sarana televisi maupun secara daring. Pihaknya juga terus memantau perkembangan pendidikan di tengah pandemi Covid-19 ini.

Selain itu, satu kelas hanya diisi 25 persen, maksimal pembelajaran 2 jam dan 1 minggu hanya 2 kali. SELASAR.CO, Samarinda – Wali Kota Samarinda, Syaharie Jaang, membatalkan rencana membuka kembali aktivitas belajar tatap muka untuk sekolah tingkat Taman Kanak-kanak , Sekolah Dasar , dan Sekolah Menengah Pertama . Pembatalan tersebut ia umumkan usai rapat koordinasi dengan instansi terkait, salah satunya Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan Samarinda. Begitu pun juga di Surabaya, sekolah tatap muka diundur hingga batas waktu yang belum ditentukan.

Selain jasa pendidikan, pemerintah juga akan memungut PPN dari bahan pokok dalam RUU KUP. Dalam draf aturan tersebut, barang kebutuhan pokok dihapus dalam kelompok jenis barang yang tidak dikenakan PPN. “Institusi sekolah itu kan bukan objek usaha, justru adalah satu institusi kawah candradimuka untuk menghasilkan anak bangsa yang berkualitas,” kata Putra Kamis, 10 Juni 2021. Menurutnya, hanya di rezim ini Menteri Agama tidak memiliki latar pendidikan agama yang jelas.

Sekolah tatap muka dibatalkan

Ia pun menilai, kebijakan itu bertentangan dengan visi Pancasila untuk mencerdaskan bangsa. Hal itu akan membuat biaya pendidikan semakin mahal, angka putus sekolah semakin bertambah, serta banyak sekolah swasta yang tutup. Dengan kondisi tersebut, Sulkarnain kembali menegaskan untuk 13 Juli 2020 seluruh sekolah masih akan melangsungkan KBM melalui sistem on-line. Ada 17 kelas yang dilombakan dalam balap drag truk di Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta.

Comments are closed.