Kurangnya Ide Bukan Penghalang Dalam Memulai Usaha

Kurangnya Ide Bukan Penghalang Dalam Memulai Usaha

Saya sudah melihat terlalu banyak contoh nyata dari kawan-kawan angkatan mahasiswa saya, yang menjalani studi dengan penuh keterpaksaan karena tidak sesuai dengan minat mereka. Tidak jarang kawan-kawan saya yang malang ini lebih suka menghabiskan waktu kuliahnya dengan kegiatan lain sebagai pelampiasan stress. Hal itu terus berlarut-larut sampai mereka betul-betul kehilangan minat sama sekali untuk meneruskan kuliah dan akhirnya berujung pada drop out. Peran orangtua dalam dunia pendidikan anak mungkin terdengar sebagai tema yang “klise”. Pada umumnya, kita semua mengetahui adanya dukungan positif dari orangtua, dari mulai pendampingan belajar sewaktu SD, pengorbanan finansial yang tentu tidak sedikit, sampai bimbingan private terhadap masalah yang dihadapi pelajar di umur remaja.

Selain itu, yang lebih menguntungkan adalah selain tulisan bisa dibaca oleh semua orang, pelajar juga mendapatkan pundi pundi uang. Memulai bisnis sendiri itu tidaklah mudah, dan benar-benar membutuhkan pengorbanan yang besar terlebih dahulu, mulai dari waktu, tenaga, hingga uang. Tetapi hasilnya bisa dibilang akan sangat dirasakan selama anda tidak menyerah di tengah jalan. Sama seperti blogger yang tidak bisa dibilang “jualan” secara murni, menjadi Youtuber juga merupakan alternatif yang banyak dilakukan oleh banyak orang di period sekarang ini. Untuk bisnis ini anda perlu mempelajari mengenai ukuran kertas, jenis-jenis mesin cetak, jenis media cetak, dan lain sebagainya supaya anda bisa melayani pertanyaan pelanggan dengan baik. Anda yang menguasai desain grafis menggunakan Photoshop, Ilustrator, ataupun Coreldraw juga bisa menawarkan keahlian anda tersebut untuk menawarkan jasa desain poster, flyer, spanduk, dan kebutuhan lainnya yang terkait.

Sebaiknya untuk mengompres foto Anda harus memperhatikan mengenai kejelasan dari gambar supaya nantinya tidak menimbulkan persepsi yang berbeda. Di samping itu juga produk yang akan Anda tampilkan tersebut harus detail dan pencahayaan dan foto juga harus diatur sedemikian rupa. Komunitas bisnis on-line ini juga bisa dikatakan sebagai komunitas yang memberikan sebuah edukasi dan juga sering di Instagram. “Akun Instagram ini telah bisa mendonasikan hasil penjualan buku Master Secrets dengan nilai lebih dari 300 juta Rupiah ke beberapa Panti Asuhan yang terdampak covid 19,” ucap Richard selaku founder komunitas ini. Jadi, dia juga akan menyadari bahwa semua anggota timnya juga memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Pemimpin yang baik adalah orang yang mampu memanfaatkan kelebihan anggota timnya, untuk melengkapi kekurangan anggota tim yang lain.

“Prinsip bisnis yang dikerjakan sesuai syariat, halal, dan toyyibah adalah kunci untuk mendapatkan harta yang berkah. Janganlah menjadi pebisnis curang yang penuh dengan dosa”. “Dalam Islam, aktivitas bisnis juga diatur tidak hanya sekedar akad, namun juga prinsip bisnis yang saling menguntungkan, jujur, amanah dan tidak gampang berputus asa”. “Saya adalah yang terbaik di bidang usaha ini dan saya pasti bisa melakukan yang terbaik untuk memenangkan persaingan”.

Motivasi bagi pelajar untuk memulai usaha

Membangun mindset positive merupakan cara untuk menumbuhkan motivasi hidup secara lebih kekal. Agar tidak kelimpungan, berikut saya berikan suggestions-tips bagaimana berbisnis sambil menjalani perkuliahan. Sebagian besar tips ini boleh dibilang lebih dikhususkan untuk bisnis online, karena memang saya menjalani bisnis online saat kuliah dulu. Tapi, ideas ini bisa disesuaikan bila anda menjalani bisnis offline. Jujur, saya sendiri termasuk orang yang mengalami penurunan prestasi akademik karena memilih berbisnis sambil kuliah.

Mungkin ada sebagian dari Anda yang bertanya-tanya siapakah saya, dan kenapa saya memberanikan diri untuk membahas topik ini. Yang jelas, saya bukanlah seorang motivator, saya juga bukan seorang guru memiliki pengalaman mengajar selama puluhan tahun. Tapi, bisa dikatakan saya cukup beruntung, karena selama hampir enam tahun belakangan ini saya berkesempatan untuk berinteraksi dengan kurang lebih 350.000 pelajar dari seluruh pelosok Indonesia. Untuk kamu yang mungkin selama ini cukup sering membaca tulisan saya mungkin agak heran dengan gaya penulisan saya yang lebih formal dari biasanya. Pada tulisan-tulisan saya sebelumnya, saya dikenal sebagai penulis yang memakai pendekatan casual, seperti contohnya memakai kata ganti “Gue, Gua, Lo” dalam menunjukan kata ganti orang.

Comments are closed.